Join MultiplyOpen a Free ShopSign InHelp
MultiplyLogo
SEARCH



NoteDec 30, '11 5:17 PM
for everyone

NoteOct 14, '11 7:10 PM
for everyone

NoteOct 12, '11 7:22 PM
for everyone

Aku masih duduk dibangku SR (Sekolah Rakyat) kelas 2 saat kemerdekaan ini datang. Setiap orang meneriakkan “Merdeka – Merdeka – Merdeka” . Kalau bertemu sebagai salam adalah “Merdeka”. Setiap orang sibuk, pengambilan dan pengalihan kekuasaan dari tangan Jepang yang telah berkuasa 3 ½ tahun. Kekuasaan Jepang saudara tua tersebut telah selesai. Kita tak mendengar kata “Bagero” atau bertaiso tiap pagi lagi. Tapi rupanya kekalahan Jepang tsb. dimanfaatkan oleh tentara Belanda yang membonceng dengan Sekutu yang ingin kembali mengambil Negara jajahannya yang diambil oleh Japang. Belanda dan orang-orang yang pro Belanda disebut NICA juga sibuk untuk kembali berkuasa. Mereka sekarang berhadapan dengan pemuda-pemuda yang sadar akan kemerdekaan tsb. Kalaulah terlambat saja sedikit Bung Karno dan Bung Hatta memproklamirkan kemerdekaan ini tentu sejarah akan berbeda. Kita tentu masih dibawah naungan Ratu Wilhemina dan Juliana dan lebih seperdua dari penduduk Indonesia yang 70 juta tsb. masih buta huruf.

Jepang membawa angin segar semua orang belajar Katakana dan Hirokana semua orang Indonesia belajar bahasa Jepang. Jepang ingin menJepangkan Indonsia. Budak-budak dan para pekerja paksa dibawa dari Indonesia. Penduduk kelaparan makan ubi dan jagung. Sekolah tetap sama seperti dizaman Belanda dan didesaku yang ada hanya SR 3 tahun. Kalau ungin melanjutkan harus jalan kaki 6 km kenegeri tetangganya. SR disini hanya sampai kelas 5. Sudah itu boleh menyambung kesekolah agama pesantren dan ujung-ujungnya menjadi pemimpin agama atau ulama. Sebelum kemerdekaan 1945 belum ada orang kampungku yang menjadi guru, menteri kesehatan apalagi profesi yang lain.

Kemerdekaan membawa perubahan dalam pendidikan. Muncullah nama-nama Mesteer Maria Ulfah Santoso wanita pertama dijajaran kabinet Sukarno. Ada Mesteer Laily Rusyad yang menjadi perwakilan RI di PBB. Maria Ulfah Santoso inilah wanita pertama menjadi idolaku. Aku ingin bersekolah tinggi. Perubahan yang paling terasa SR 3 tahun dikampungku dijadikan SD 6 tahun. MULO yang di Payakumbuh dijadikan SMP Negeri Payakumbuh yang satu-satunya di Luhak 50 Koto. Kalau dulu MULO tsb.  hanya menerima tamatan HIS (sekolah dasar Belanda) sekarang dapat menerima anak-anak orang biasa dari semua SD melalui ujian.

Guru-guru  dibutuhkkan banyak untuk memenuhi kebutuhan Sekolah Dasar 3 tahun yang menjadi 6 tahun. Ada kurus KGC (Kursus Guru Cepat) 3 bulan dan 6 bulan. Dua orang kakakku  masuk KGC dan mereka berdualah yang menjadi pionir memajukan SD dikampungku. Mata pelajaran tidak sebanyak sekarang kalau tidak salah hanya Berhitung, Ilmu Bumi, Sejarah, Bahasa Indonesia. Karena aku jagoan Berhitung maka dikelas 5 aku diizinkan untuk ikut ujian masuk SMP dan hasilnya mencengangkan. Aku menjadi satu-satunya wanita dari kampungku yang ikut ujian tsb.

1949

Seorang gadis kecil berumur 10 tahun berjalan cepat sambil berlari-lari kecil melangkahi pohon-pohon kelapa yang melintangi jalan raya. Pohon-pohon kelapa itu sengaja ditebang dan diletakkan melintang dijalan raya oleh para gerilya dan penduduk yang tidak ingin dijajah Belanda kembali. Tiap hari gadis kecil tersebut menempuh jarak 10 km dan pulang sorenya kedesanya lagi.  SMP yang ada adalah SMP Darurat yang jaraknya dengan kampungku 10 km. Kujalani pulang pergi tiap hari tersebut beberapa bulan tanpa alas kaki.  KMB (Konperensi Meja Bundar) menghentikan perjalanan pulang pergi ke SMP Darurat tersebut.

1950

Belanda terpaksa angkat kaki dari Indonesia berikut semua pengikutnya. Semua murid-murid dari SMP Darurat diterima di SMP Negeri dan karena Payakumbuh terlalu jauh diadakan filial SMP Payakumbuh di Dangung2 yang berjarak 10 km dari kampungku. Karena negeri telah aman maka aku tinggal menetap menompang dirumah salah seorang teman sekolahku.Dengan membawa bekal beras dan goreng-gorengan (biasanya goreng ubi dan maco atau ikan) aku tinggal mondok dari Senin pagi sampai Sabtu siang. Kami tak ada yang pakai alas kaki. Begitulah kujalani sampai kelas 2 SMP dan dikelas 3 kami pindah ke SMP Negeri Payakumbuh. Aku naik kelas 3 B dan aku masuk kelas 3 B2. Pemisahan Ilmu Pasti Alam dan Sosial telah diadakan dikelas 3 SMP.  Di Payakumbuh masih memasak sendiri sedangkan bekal dikirim dari kampun pakai pedati.  Aku masih memasak pakai kayu yang dicari dikebun-kebun dekat rumah tempat tinggalku.  Beberapa kali pindah rumah tanpa bantuan orang tua. Tidak membawa kasur dan tempat tidur cukup tikar, bantal, dan selimut belacu.  Ada 8 kelas SMP kelas tiga dan yang lulus hanya kira-kira 100 orang. Jadilah aku dikeluargaku yang menyelesaikan SMP. Sekolah yang menampung hanya tidak banyak  di Sumatra Tengah yaitu:

SMA Negeri Bukittinggi, SMA Negeri Padang ,SGA Negeri Padang Panjang , SGA Negeri Padang , SGTK  Padang, SGKP. Padang, SMEA Padang, SPMA Padang, STM Padang, KGB (1 tahun) di Payakumbuh.

Aku tidak diterima atau tidak berniat untuk masuk kesekolah-sekolah tersebut diatas. Aku menginginkan sekolah yang berikatan dinas. Disamping dapat uang saku kita juga tidak susah-susah mencari kerja. Syukur Alhamulillah waktu Menteri Pendidikan Prof. Moh. Yamin dibuka tahun 1952 SGA Negeri Payakumbuh dan aku menjadi murid pertama. Begitulah kujalani 3 tahun di SGA Negeri Payakumbuh dengan uang ikatan dinas sambil berhemat aku tsuah dapat mandiri. Bayangkan diumurku yang ke 13 aku sudah punya penghasilan sendiri. Pada bulan Maret 1954 buyaku meninggal dunia dan mulailah kehidupan kami seperti apa adanya dan ditempa berjuang untuk meneruskan kehidupan.

Jadi kesimpulanku:

Kalau tak ada kemerdekaan apa yang kuperoleh sekarang tidak ada. Terima kasih untuk kedua orangtuaku, guru-guruku,  Presiden Soekarno dan Hatta yang memproklamirkan kemerdekaan dan syukur kehadirat Allah SWT yang membuat segalanya mungkin. Alhamdulillah

Singapore 17 Agustus 2010

Hayatun Nismah Rumzy


Blog EntryApr 28, '10 7:24 PM
for everyone

Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah kondisi suatu kaum sampai mereka mengubahnya sendiri (dengan jiwa-jiwa mereka sendiri). ... ...

Al Qur’anul Karim Surah 13 Verse 11 Surah 13 Ayat 11

Whatever women do they must do twice as well as men to be thought half as good – Luckily this is not difficult”  Charlotte Whitton former major of Ottawa

Apabila kamu bersyukur, maka pasti akan Kutambah nikmat-Ku untukmu dan bila kamu kufur maka siksa-Ku amatlah pedih (QS 14:7)

Ditahun 1958 – 1962 negeriku dilanda perang saudara. Kampungku berantakan. Banyak korban yang mati dan hilang tak tahu rimbanya. Aku membayangkan keadaan Sumatra Barat seperti dalam film “Gone With The Wind” yang menggambarkan daerah selatan Amerika Serikat yang hancur sesudah perang saudara. Mungkin aku tidak setangguh dan sehebat Scarlet O’Hara dalam film tersebut. Dalam keadaan keputus-asaan tersebut tampak secercah harapan di propinsi tetangga yaitu Riau yang terkenal dengan minyak mentahnya. Berbekal dengan kemampuan yang ada dan kemauan yang besar berangkatlah aku ke Pekanbaru. Jalan ke Pekanbaru dilalui 3 hari 3 malam dengan menyeberangi dua sungai besar yang memakai pelayangan (rakit penyeberangan) Rantau Berangin dan Danau Bingkuang. Berkat pertolongan beberapa sahabat aku ditest untuk ditempatkan sebagai guru di sekolah yang bernama Sekolah Dasar Caltex (SDC). Di perusahaan ini orang tidak mempersoalkan apakah aku bukan putra daerah, perempuan atau terlibat pemberontakan. Kufokuskan perhatianku pada waktu test tersebut dan luar biasa hasilnya (diketahui belakangan). Dalam keadaan terdesak kadang-kadang kita bisa membuat prestasi yang luar biasa.

Waktu pertama kali menapakkan kaki di CALTEX ditahun 1962 terasa sekali CALTEX itu miskin dengan dengan tenaga professional wanita. Jabatan yang dapat dipegang wanita adalah guru, perawat, sekretaris, tenaga administrasi, typist, keypunch operators dan tenaga administrasi lainnya. Kepala dari bagian-bagian tersebut masih dikuasai oleh expatriates.  Waktu itu masih ada 2 a 3 ladies expatriates yang bertugas jauh dari negerinya. Mereka rela meninggalkan negerinya karena gaji mereka yang luar biasa mungkin lebih 10 kali lipat dari pegawai Indonesia.  Semua karyawati Indonesia tersebut berstatus single dan tidak mendapatkan hak sebagai karyawan seperti perumahan, pengobatan, perjalanan cuti untuk suami dan anak-anaknya. Karyawati tersebut tidak pernah dianggap sebagai  kepala keluarga. Jadi malang sekali pada saat itu seorang karyawati CALTEX yang menikah bukan dengan karyawan CALTEX anaknya tidak mendapatkan fasilitas seperti anak-anak karyawan CALTEX yang lain. Karyawati tersebut tak kan pernah mendapatkan perumahan dan anak-anaknya tak kan pernah mencoba fasilitas yang ada dilingkungan perusahaan. Perusahaan kekurangan perumahan dan untuk perumahan seorang karyawan harus menunggu point yang cukup untuk mendapatkan rumah yang walaupun istrinya seorang karyawati tidak mendapatkan tambahan point maka dan harus mulai menyewa rumah penduduk di Pekanbaru.  Bagaimana mulanya aku berdesakan naik bus panjang dan naik perahu kalau banjir untuk pergi kerja sebelum mendapatkan perumahan  Perusahaan.

Perusahaan membedakan antara pria dan wanita baik dalam kesempatan pendidikan ataupun dalam meniti karir. Perlakuan yang tidak adil itulah yang menjadi motivasi kuat bagiku untuk membuktikan bahwa wanita itu dan mampu melakukan pekerjaan yang tidak berbeda dengan pria. Peraturan Pemerintah yang memanjakan wanita dengan memberinya jatah libur tambahan setiap bulan tak pernah kupakai.  Coba dibayangkan selama 32 tahun kerja – 32 kali 12 kali 2 hari telah kujadikan pembuktian bahwa aku dapat mengerjakan pekerjaan yang sama dengan pria. Disamping itu aku juga belajar membawa mobil dan bersedia untuk lembur walaupun kerja malam. Bagiku pengambilan jatah 2 hari tersebut sama saja dengan mengakui bahwa wanita itu lemah tidak mampu bekerja sebaik pria.  Kujalani semuanya walaupun ada dari kaumku yang mengejek mengatakan aku menjilat karena tak mau mengambil hakku.

Sesuai dengan pendidikan dan pengalamanku aku menjadi guru anak-anak karyawan CALTEX (Instructor di National dan American School). Lama aku menjadi guru dan  dengan berjalannya waktu CALTEX memberi kesempatan para karyawan untuk berkarir dibidang Electronic Data Processing (EDP) dengan melalui Apptitude Test. Aku dapat kesempatan untuk di test tapi waktu aku menyatakan keinginanku untuk dipindahkan kebagian EDP itu banyak yang keberatan. Sebetulnya disamping yang keberatan itu para laki-laki, para karyawati sendiri juga tidak senang dengan kaumnya mendapatkan kesempatan sama dengan para laki-laki. Setelah perjuangan yang luar biasa akhirnya aku diterima  dan mendapatkan kursus-kursus. Setelah melalui berbagai hambatan dan rintangan jadilah aku sebagai wanita professional pertama yang dikirim mengikuti kursus-kursus computer di berbagai kota besar di USA dan di Bournemouth England. Kujelajahi kota-kota besar di Amerika mempelajari teknologi baru tersebut. Pada tahun 1981 itu di Amerika sendiri yang sudah maju, masih kelihatan wanita yang berprofesi  di Teknologi Informasi masih sedikit. Bahkan dari orang-orang yang kutemui disana berkomentar “You are so special”. Dibagian Teknologi Informasi inilah aku berkarir dengan tak berhenti-hentinya berkarya dan belajar. Terima kasih yang tak berhingga kuucapkan karena dibagian Information Technology ini pulalah aku mendapatkan support dari para juniors dan seniors sampai aku menjalani masa purnabaktiku.

Beruntung sekali aku dapat membagi waktuku sebagai ibu dari empat anak-anakku Mohammad Agita Tjandra, Mohammad Yudayat, Mohammad Wahyu Nanda, dan Rona Mayangsari.

Disamping berkarir di CALTEX aku masih sempat aktif diberbagai organisasi seperti menjadi Ladies Representative Rumbai Golf Club, Rumbai Plant Lovers Society, Chess Club, Scrabble  dan beberapa club yang lain.

Tidak bosan-bosannya aku memperjuangkan kaumku untuk mendapat kesempatan yang sama dengan pria. Kemajuan zaman dan perjuangan persamaan hak didalam dan diluar negeri menjadikan keadaan kaum wanita tersebut membaik walaupun sampai waktu aku meninggalkan CALTEX belum seperti yang aku cita-citakan.

Lama aku menjadi “primadona” di Computer Services akhirnya berubahlah pandangan perusahaan tersebut terhadap wanita. Waktu aku memasuki masa purnabakti telah kutinggalkan beberapa calon-calon executives yang akan  meneruskan cita-cita kaum wanita. Dan kuketahui sekarang kaumku telah mendapatkan yang diinginkannya.

Aku bersyukur kehadirat Allah SWT yang telah memberiku jalan. Sekarang diusia kepala tujuh ini aku masih aktif berdiskusi didunia maya yang kebanyakan orang seusiaku tidak mau mengikuti kemajuan teknologi informasi. Aku dapat berdiskusi sengan semua orang dari berbagai kalangan diberbagai belahan dunia.  Aku berusaha aktif dengan kerja sosial dan himpunan pensiunan. Diwaktu menulis ini aku sedang berada Grapevine Dallas sedang main-main dengan cucu-cucuku. Alhamdulillah.

Aku bangga sekarang para srikandi diperusahaan CHEVRON yang berkiprah dan tidak dihalang-halangi lagi berkarir.

 

Hayatun Nismah Rumzy

 



Photo AlbumSeminar Sehari Peran Perempuan Mencegah KorupsiDec 11, '08 7:19 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd

LinkDec 10, '08 4:24 AM
for everyone

Blog EntryNov 25, '08 1:37 PM
for everyone

Blog EntryNov 5, '08 9:43 AM
for everyone

Bertempat di Ruang Merica Hotel Menara Peninsula diadakan Seminar yang berjudul: "PERAN PEREMPUAN MENCEGAH KORUPSI". Seminar ini diadakan oleh Yayasan Gerakan Pemberdayaan Swara Perempuan (GPSP) yang diketuai oleh Ibu Herawati Diah. Seminar ini benar-benar menarik dan bermanfaat sekali. Diskusi panel dengan pembicara- dengan pembicara-pembicara yang tidak diragukan lagi:

Pembawa Acara: Rani Sutrisno

  • Keynote Speaker MenNeg Pendayagunaan Aparatur Negara - Mencegah Korupsi Pentingnya Reformasi di Lembaga Negara.

  • Moderator Prof. DR. Mayling Oey Gardiner Guru Besar Fakultas Ekonomi.

  • DR Faisal Basri - Korupsi telah memporak porandakan Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat. Pembicara memperagakan slide yang meletakkan posisi Indonesia ditengah dunia dalam hal korupsi disamping negara-negara ketiga lainnya seperti Uganda, Nigeria, Bangla Desh, Myanmar, dsb.

  • Prof. DR. Franz Magnis Suseno - Tanggung Jawab Generasi Kini Pada Generasi masa depan.

  • Dr. Marwah dengan presentasinya yang berjudul: Peran Perempuan dalam Mencegah Korupsi.

  • Bapak Antasari Azhar SH, MH., Ketua KPK - Mencegah Lebih baik dari pada Menghukum.
  • Dilanjutkan dengan Tanya Jawab

Sebelum makan siang ada Komitment Bersama dan Ramah Tamah diwaktu makan siang bersama. Sayangnya Komitment Bersama ini tidak begitu mengesankan dan agak panjang bertele-tele walaupun isinya menolak korupsi secara tegas dan lugas.

Hari yang mengesankan ini sorenya dilanjutkan dengan Ultah  GPSP (Gerakan Pemeberdayaan Swara Perempuan). Hadir tokoh2 Perempuan, para pendiri GPSP dan Pengurus 2005 - 2009. Lihat Foto2. 


Blog EntryOct 16, '08 7:32 AM
for everyone

Saya menyenangi yang dibuat dengan tangan bukan dengan mesin. Biasanya dapat dibedakan antara jahitan tangan atau jahitan mesin (bordir). Sulaman tangan ini biasanya dikerjakan oleh yang ahli dan tekun. Kadang-kadang sampai berbulan-bulan. Tentu saja harganya juga mahal.

Ketika umrah berhenti di Jeddah saya menemukan selendang sulaman yang mirip dengan yang dibeli di Bukittinggi tersebut. Setelah di check harganya lebih murah dari yang di Bukittinggi dan tentu saja kesempatan tersebut tak disia-siakan.

Ketika mengunjungi China saya ddibawa guide ketempat kerajinan tangan yang terkenal dan saya menemukan lagi selendang favorite saya itu.

Sayangnya harganya selangit jadi saya bawa fotonya saja pulang ke Indonesia. Seperti barang-barang Made in China yang lain harganya diluar China murah tapi didalam negeri sendiri mahal.

Photo AlbumUmrah RamadhanOct 4, '08 1:54 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Karena keutamaan itu, banyak umat Islam dari seluruh dunia yang menyengaja mengerjakan umrah pada bulan Ramadhan. Rasulullah SAW bersabda, ''Barangsiapa yang melaksanakan umrah di bulan Ramadhan nilainya sama dengan pergi haji bersamaku.'' Hadits ini menjelaskan tentang keutamaan umrah di bulan Ramadhan. Karena itu, umrah di bulan Ramadhan sangat dianjurkan.Tahun ini, sebagaimana dilaporkan Harian Al-Watan, Direktur Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi untuk Madinah, Hasan Bakri menyatakan, Pemerintah Arab Saudi telah mengeluarkan visa umrah sebanyak 3,3 juta. Sayangnya karena berpuasa sambil beribadah di Tanah Haram itu membuat kita kekurangan air kami telah lama tidak pernah berumrah dibulan Ramadhan. Foto2 ini diambil oleh kel yang umrah Ramadhan dan waktu kami berumrah regular.


Blog EntryOct 2, '08 10:40 AM
for everyone

Assalamu alaikum W. W.

Kami sekeluarga mengucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri serta Mohon Maaf Lahir dan Bathin.

Rumzy, Nismah beserta cucu2 - Yang tidak hadir 3 orang

 


VideoSep 2, '08 3:31 AM
for everyone
Nyanyi ini direkam didepan rumah bundo di Payakumbuh dan penyanyinya adalah guru TK yang namanya IYET. Latar belakang Rumah Godang bundo.



Download this and other original video files with Multiply Premium.

Photo AlbumTanaman Buatan di PameranJul 22, '08 4:19 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Dijalin sehingga menjadikan seperti sebuah sangkar burung tanaman ini unik dan menjadikannya spesial untuk hiasan dihalaman

ddd
dThumbnaild
ddd
Melihat mesjid Kubah Mas melihat keajaiban melalui tangan seorang Muslimah yang bernama Ibu Hajjah Dian Juriah Maimun Al Rasjid. Tidak bisa diceritakan because Seeing is Believing.

Photo AlbumMengenang Fuad Hasan 26 Januari 2008Jul 1, '08 1:21 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Kisah, kata, dan karya FUAD HASAN. Dihadiri oleh teman dekatnya, ILUNI Psycholgy UI dan lain2nya diadakan digedung DIKTI Senayang.

NoteTinggalkan Pesan Anda Disini.....Thank You
   
mykiddieshop wrote on Apr 17
NUMPANG PROMO YA SISS...

NEW STORE

AYO BERKUNJUNG KE MYKIDDIESHOP.MULTIPLY.COM , dengan senang hati kami akan selalu membantu anda dalam memenuhi segala kebutuhan anda akan Hobbie, Hadiah, Souvenir, Koleksi, Mainan Anak dengan berbagai macam Karakter yang anda sukai terutama Hello Kitty, Doraemon, Pooh, Tiger, Stich, dll dan dengan berbagai jenis macam produk yang ada. Kami berharap kebutuhan anda akan terpenuhi. Silahkan masuk dan Selamat Berbelanja. Dan apabila ada yang perlu anda ketahui dan ingin ditanyakan jangan ragu untuk menghubungi kami. Kami akan selalu siap membantu dan memberikan informasi yang anda butuhkan.

TUNGGU APA LAGI ??

Klik : http://mykiddieshop.multiply.com
Quick Respon :
SMS only : 0881-2122481
pin :32D58A06
ym : hefir23

Ditunggu kedatanganx sista, Happy Shopping ^o^

* untuk pembelian lebih cepat responnya bisa langsung menggunakan cara belanja lewat multiply karena lebih mudah kami proses terimakasih ...

mykiddieshop.multiply.com
blessedboo wrote on Aug 5, '11
I will like to meet you.
Please write me directly to my email contact because i don't visit this site often (blessedboo@live.com)
libertyshop wrote on Dec 27, '09
Permisi..

Mau nawarin..

- custom T-Shirt (Tersedia Ukuran Dewasa dan Anak).
- custom Liontin
- custom Puzzle
- custom Gantungan Kunci
- custom Mouse Pad
- custom Piring
- custom Kaca untuk dandan.

Semua bisa dibuat dengan desain dari kamu. lebih unik dan sesuai keinginan kamu.

Bisa Order Satuan, NO MINIMUM ORDER.

Bisa pakai foto kamu sendiri, pacar kamu,foto binatang peliharaan kesayanganmu atau gambar yang kamu cari dari google.

Silakan di liat-liat dulu.

Kunjungi http://www.libertyshop.multiply.com Untuk lebih detail.
nostalgia78 wrote on Sep 19, '09
Selamat hari raya idulfitrie, minal aidhin wal faizin.
punyaferly wrote on Aug 7, '09
Numpang bagi2 Informasi: IKUTI.....
http://punyaferly.multiply.com/journal/item/33/Berbulan_Suci_Ramadlan_di_Negeri_Para_Nabi

Nb:Mohon Diforward dan mohon maaf bila kurang berkenan...
toekangdaoen wrote on Jul 16, '09
bundaaaaaaa....
nipop wrote on Jul 2, '09
Innalillahi wa inna illayhi roji'uun. Mudah2an di ampuni segala kesalahan, diterima iman Islamnya dan dilapangkan alam kuburnya Kita semua juga menuju ke sana....
serta diberi tempat yang sebaik2nya di sisiNya....amiin. Untuk keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan ketakwaan...
adhen wrote on Jun 10, '09
Assalamu;alaikum wr.wb.. bundo,,
dedeq86 wrote on May 22, '09
Thanks Heldy ayah berpulang pas dihari Ultahnya yang ke-73. Ayah menderita kanker paru dan tak pernah kami beritahu bahwa ia mengidap penyakit tsb. Syukurnya ayah tidak merasa kesakitan hanya merasa kepanasan dan lemah. Meninggalnya juga seperti orang tidur. Pada waktu muda ayah memang perokok tapi telah stop semenjak bypass tahun 2002.Salam bunda.
bunda
anakanda amat sedih melihat photo bunda disaat pemakaman almarhum ayah rumzy di facebook
semoga Allah swt memberi bunda kekuatan untuk terus menjalani hidup walaupun tiada orang tercinta di samping bunda .
bundahayatun wrote on May 20, '09
Innaa lillaahi wa inna ilaihi raaji’un

Bundo, kami sekeluarga sangaik berduka cita atas daulunyo Ayah "Rumzy Bey" di RS. Pondok Indah Minggu jam 1 siang kapatang, mohon maaf kami belum sempat menengok ayah diwaktu beliau di Rumah Sakit.

Semoga beliau diterima ALLAH SWT, diterima Iman baliau, diampuni dosa-dosa dan semoga beliau ditempatkan pado tampek nan saelok-eloknyo sesuai dengan janji ALLAH. Dan baitu pulo untuak Bundo sekeluarga semoga tabah dan mendapat kesabaran dan kekuatan menerima cobaan ini.

Wassalam
Nofend St. Mudo, Siska dan Jingga
Thanks Nofend ayah berpulang pas dihari Ultahnya yang ke-73. Ayah menderita kanker paru dan tak pernah kami beritahu bahwa ia mengidap penyakit tsb. Syukurnya ayah tidak merasa kesakitan hanya merasa kepanasan dan lemah. Meninggalnya juga seperti orang tidur. Pada waktu muda ayah memang perokok tapi telah stop semenjak bypass tahun 2002.Salam bunda untuk Siska dan Jingga.
Pages:12345678